Proyek Pembangunan Infrastruktur Desa Gugut Diduga Libatkan Kontraktor - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Kamis, 23 Juli 2020

Proyek Pembangunan Infrastruktur Desa Gugut Diduga Libatkan Kontraktor


Jember, Metro Jatim;

Proyek pembangunan drainase di Desa Gugut Kecamatan Rambipuji, dengan sumber dana Dana Desa (DD). Diduga gunakan jasa kontraktor.

Menurut hasil dari informasi yang berhasil dihimpun, kontraktor tersebut adalah seorang perempuan asal Desa Jenggawah Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember.

Disinyalir kontraktor tersebut sudah terbiasa mengerjakan proyek pembangunan desa.

Pihak Ketiga/Kontraktor (Perusahaan) yang Terlibat dalam Pembangunan Desa
Pada Pasal 121 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (“PP 43/2014”), ditegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan mengutamakan pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di desa serta mendayagunakan swadaya dan gotong royong masyarakat.

Kriteria kontraktor yang dilibatkan selaku pihak ketiga juga perlu ditentukan agar tidak membuka ruang praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam proses pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa.

Ada dua titik proyek yang sedang dilaksanakan dengan lokasi berbeda di Desa Gugut. Salah satunya dikerjakan dengan pola pemberdayaan masyarakat dan lainnya diduga dikontraktualkan.

Kepala Desa Gugut, Nursalim diklarifikasi melali Handphone mengenai dugaan proyek menggunakan DD dikerjakan oleh kontraktor dirinya mengatakan, bahwa kontraktor perempuan asal Desa Jenggawah tersebut diberikan 2 titik proyek pembangunan infrastruktur di desanya.


Perihal yang sama juga disampaikan oleh staf kantor Desa Gugut, bahwa kontraktor perempuan tersebut kerjakan proyek yang menggunakan sumber anggaran dari DD.

Sementara konfirmasi media pada Camat Rambipuji,  Sukowinarno saat diwawancarai mengenai proyek yang diduga dikontraktualkan di Desa Gugut. Dirinya memberikan pernyataan bahwa akan mengecek kebenerannya terlebih dahulu, dan menurutnya apabila terbukti dikontraktualkan akan diluruskan kembali untuk dikerjakan secara swadaya.

oleh : Abd. Latief


Post Top Ad

Pasang Iklan Disini