Peningkatan Proses Lidik Ke Sidik Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Kapolsek Baru - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

 



 


 


 


 

Rabu, 17 Juni 2020

Peningkatan Proses Lidik Ke Sidik Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Kapolsek Baru


Lumajang, Metro Jatim;

Kasus dugaan Penganiayaan yang  terjadi pada Misdrap (53th) warga Dusun Sumberejo RT 02/RW 05, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Kejadian ini di duga dilakukan oleh inisial ‘MT’ (60th), mulai awal Juni 2020 lalu prosesnya masih berlanjut dan  sudah ditingkatkan, dari lidik menjadi sidik.

Ini sudah jelas ada proses hukum yang dipastikan bukan tidak ada kepastian hukum.

Dalam berita kabar orang sebelah, memberitakan yang lain disebut kalau kasus tersebut tidak ada kepastian hukum.
Namun hal tersebut berbeda dengan apa yang telah diberitakan. Dari keterangan yang berhasil dihimpun media ini, dari pihak kepolisian Polsek Yosowilangun Polres Lumajang. Bahwa pihaknya sudah melakukan proses Lidik, dan mulai awal Juni 2020 lalu sudah ditingkatkan menjadi Sidik.

"Apa yang dikatakan oleh salah satu media bahwa kita menangani penanganan perkara terhadap LP yang dilaporkan oleh Misdrap atas nama terlapor inisial ‘MT’ itu, bukan tidak ada kepastian hukum, mulai awal Juni 2020 sudah ditingkatkan menjadi Sidik," kata Kapolsek Yosowilangun, Iptu Hariyanto, saat dikonfirmasi awak media.

“Perkara itu kami proses dengan cepat, sejak Saya menjadi Kapolsek Yosowilangun, dari proses lidik menjadi sidik,” tegasnya.

Lanjut Kapolsek  menjelaskan, kalau dirinya menjabat sebagai Kapolsek Yosowilangun masih baru. "Pada bulan April tanggal 18 saya di Polsek Yosowilangun, dan sampai sekarang Saya masih berjalan kurang lebih 2 bulanan namun proses laporan dari mereka tetap kami proses dan tetap  berjalan ke tahap selanjutnya," pungkasnya.

Disisi lain Kanit Polsek Yosowilangun, Hadi, S.H., menjelaskan "Bahwa proses dugaan penganiayaan memang  masih ditingkat ke sidik jadi kami akan mengambil langkah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," ungkapnya. (ABD. HALIM)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini