Dugaan Pencurian Udang di PT. Bumi Subur, 3 Orang Saksi Mengaku Dimintai Hingga 65 Juta Rupiah - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 03 Juni 2020

Dugaan Pencurian Udang di PT. Bumi Subur, 3 Orang Saksi Mengaku Dimintai Hingga 65 Juta Rupiah


Lumajang, Metro Jatim;
Kasus dugaan pencurian udang di PT. Bumi Subur Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun terus memanas di masyarakat. Adapun saksi dalam perkara ini mengaku dimintai uang oleh beberapa oknum hingga  Rp 65.000.000,-.

Saksi yang pertama adalah Aman yang bekerja sebagai kuli di perusahaan itu, ia mengaku sudah mengeluarkan uang Rp 25.000.000,-. Uang tersebut dibayarkan secara bertahap kepada beberapa orang. Ia harus membayar, agar dirinya tidak diperiksa polisi.

Pertama Aman membayar Rp 5.000.000,- kepada salah satu kepala dusun setempat berinisial PA. Uang itu akan disetorkan pada seseorang berinisial JU. Kemudian harus membayar lagi kepada PA sebesar Rp 15.000.000,- yang akan disetorkan lagi pada JU.
Tambak Udang

“Katanya kalau tidak menghadiri panggilan polisi harus menyiapkan uang sebesar Rp 15.000.000,-, begitu kata pak kampung dan JU. Disuruh pak dewan (inisial TR) katanya,” ucap Aman.

Namun walau  begitu dia masih diperiksa. Tetapi pemeriksaan  itu dilakukan di rumahnya. Waktu itu Aman mengaku, yang datang kerumahnya ada 4 polisi. Ditambah TR, PA, dan juga JU ikut datang juga ke rumahnya. Pada saat itu, Aman diminta membayar lagi Rp 5 juta lagi. “Terakhir Rp 5 juta,” jelasnya.

Saksi lainnya, Rofik yang juga menantu Amari mengaku sudah membayar Rp 30.000.000,- yang dibayarkan oleh Mandarin kepada JU. Kemudian saksi bernama Rudi sebagai sopir, harus membayar Rp 15.000.000,-. Uang itu  dibayarkan oleh Mandarin melalui transfer langsung ke rekening pribadi TR.
 (Lim)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini