MUI Lumajang Mengeluarkan Maklumat Larangan Shalat Jum'at di 7 Kecamatan - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Kamis, 02 April 2020

MUI Lumajang Mengeluarkan Maklumat Larangan Shalat Jum'at di 7 Kecamatan

Bupati Lumjang dan Ketua MUI Lumajang

Lumajang, Metro Jatim;

Dari hasil musyawarah Dengan PD Muhammadiyah, PC NU Lumajang dan Pemkab Lumajang Pada Akhirnya Majlis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan maklumat tidak di perkenankan menyelenggarakan shalat Jum’at dan shalat berjama’ah 5 waktu. Maklumat tersebut berlaku di 7 Kecamatan yang masuk peta zona merah persebaran Covid 19 (Corona).

Bupati Lumajang menegaskan setelah mendengarkan hujjah dari para alim ulama, tentang pertimbangan hukum Ubudiyah dan syari’at khususnya shalat Jum’at dan jama’ah 5 waktu. Maklumat MUI meminta tidak menyelanggarakan shalat Jum’at dan mengganti dengan shalat dzuhur di rumah masing-masing.

"7 wilayah itu meliputi Kecamatan Sukodono, Kedungjajang, Randuagung, Lumajang, Tempeh, Pasirian dan Pronojiwo," uturnya

KH. Ahmad Hanif, Ketua MUI Lumajang meminta agar masyarakat mematuhi maklumat yang dikeluarkan oleh pemerintah dan juga MUI. Larangan itu untuk menjaga jiwa, agar mencegah penyebaran Civid 19 semakin tidak terkendali dan banyak menimbulkan korban jiwa.

Bukan mengganti hukumnya, sholat Jum’at tetap wajib, tapi kondisinya saja, maka prioritas kita adalah menyelamatkan jiwa,agar terselamatkan dari virus covid 19,”
Jelasnya.

Gus Mas’ud, Ketua PC NU menyatakan sebelum mengeluarkan maklumat MUI dan Pemkab Lumajang, NU sudah mengeluarkan surat edaran tatacara jika ada kejadian darurat. Semua takmir masjid dibawah naungan NU akan mematuhi maklumat tersebut.

Kita sudah memberikan edaran tatacara menghadapi keadaan darurat, kita siap ikuti maklumat MUI dan Pemerintah,” Tegasnya Gus Mas’ud.

Hal senada juga disampaikan Ustadz Suharyo, ketua PD Muhammadiyah Lumajang. PD Muhammadiyah sudah mengirimkan surat kepada pimpinan cabang dan ranting untuk mengikuti maklumat MUI dan Pemerintah Kabupaten Lumajang. “Insyaallah kita solid mengikuti maklumat MUI dan Pemerintah,” pungkasnya. (ABD. HALIM)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini