Aksi Damai Puluhan Warga Datangi Kantor Tambak Udang Untuk Sampaikan Aspirasi - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

 



 


 


 


 

Kamis, 23 April 2020

Aksi Damai Puluhan Warga Datangi Kantor Tambak Udang Untuk Sampaikan Aspirasi

Saat  perwakilan warga dengan mendapat klarifikasi dari pihak PT. Triwindu Kencana Seraya

Lumajang, Metro Jatim;

Aksi damai masyarakat Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun hari ini mendatangi  tambak udang guna ingin menyampaikan aspirasi masyarakat  yang selama ini menjadi unek-unek yang masih belum terealisasi  oleh tambak udang yang ada di Jalan Pantai Selatan, Kamis (23/04/2020).

Ada beberapa kelompok masyarakat  yang terdiri dari  kelompok petani, kelompok nelayan, dan tokoh masyarakat  Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun dengan kompak ngluruk menuju tambak udang yang ada di Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Namun sayangnya dari puluhan warga yang kompak itu tidak boleh masuk ke dalam dan hanya beberapa perwakilan dari warga tersebut yang boleh mask  bertemu pihak tambak  untuk klarifikasi.

Warga dusun Maleman Desa Wotgalih Kec. Yosowilangun berkumpul

Tambak udang yang ada di Dusun Meleman ini adalah PT. Triwindu Kencana Seraya yang sudah beroperasi selama kurang lebih 30 tahun yang di kelola oleh seorang Gunawan asal kota Banyuwangi.

Kedatangan puluhan warga ke tambak udang tersebut hanya bertujuan untuk mencari solusi terbaik bagaimana sekiranya dari pihak PT tersebut bisa bertanggung jawab terhadap masyarakat terutama di lingkungan masyarakat setempat. Karena selama ini tambak tidak pernah memikirkan bagaimana keluhan masyarakat  yang ada di lingkungan tersebut.

Hal ini turut hadir di lokasi tambak tersebut di antaranya Kapolsek Yosowilangun Iptu Hariyanto, S.H, M.Hum. serta anggotanya, camat Yosowilangun Indriyono serta jajarannya, Danramil serta jajarannya, Kamtibmas Desa Wotgalih Bripka Bima Yu Santa dan banyak tokoh masyarakat yang turut menyaksikan klarifikasi tersebut.

Kapolsek Yosowilangun, Iptu Hariyanto

Menurut perwakilan dari  masyarakat yang menjelaskan pada awak media, bahwa mereka datang ke kantor tambak ini adalah hanya ingin kepastian dan kejelasan kepada masyarakat, karena masyarakat selama ini tidak pernah merasakan bagaimana rasa manisnya penghasilan dari tambak tersebut, yang merasakan hanya orang orang tertentu saja. Sekarang  masyarakat hanya ingin menyampaikan aspirasi diantaranya ingin pihak tambak membuktikan bagaimana supaya masyarakat lingkungan bisa hidup tidak terganggu.

"Saya Untung asal dusun Meleman, kami atas nama wakil dari masyarakat setempat ingin menyampaikan aspirasi dengan menagih janji yang selama ini katanya ingin melebarkan saluran air yang ada di sebelah tambak tersebut karena dengan adanya sungai yang sempit itu bisa mengganggu terhadap lancarnya irigasi, hingga air bisa meluap ke persawahan dan itu bisa mematikan terhadap para petani sekitar hingga merugikan lingkungan. Kemudian limbah juga sangat menganggu lingkungan air laut, jika limbah tersebut terus mengalir ke muara laut, ikan jadi menjauh karena limbah dari tambak tersebut sehingga penghasilan para nelayan mengurang. Seterusnya zakat, dari pihak tambak setiap tahunnya jarang mengeluarkan zakat kepada masyarakat lingkungan khususnya desa setempat," ungkapnya.

Lebih  lanjut  Untung menyampaikan, "Terkait  CSR kepada daerah selama ini tidak pernah ada, karena dengan adanya CSR tersebut masyarakat bisa merasakan juga," paparnya.

Dari sisi lain Ali Ridho selaku ketua LSM dari Ampel mengatakan bahwa tambak ini dari dulu kurang terbuka dan transparan. Karena terbukti masyarakat masih banyak mengeluh. Dengan adanya itu tambak harus mengerti dan bertanggung jawab atas dampak tersebut, jangan hanya memikirkan diri sendiri, tapi juga dipikirkan lingkungan tersebut.

Jumali seorang  tokoh masyarakat adalah garda terdepan  terkait  masalah ini. "Saya hanya ingin memperjuangkan, karena di desa saya banyak warga  yang  mengeluh terhadap masalah tambak yang hanya seenaknya tanpa mikir dampak akibatnya," ungkapnya.

Kapolsek Yosowilangun Iptu Hariyanto, S.H., M.Hum. saat di konfirmasi awak media menjelaskan, "Bahwa terkait masalah warga yang mendatangi ke tambak udang ini adalah tidak ada masalah. Karena terbukti sudah kondusif dan aman-aman saja. Ini ada beberapa perwakilan warga yang duduk bersama pihak  perwakilan dari PT. Triwindu, H. Azmin sebagai manager  tambak tersebut. Mereka terbukti bersinergi saling menanggapi dengan nego-nego dengan senyum mesra saat perwakilan dari masyarakat yang menjelaskan aspirasinya kepada manager ditanggapi dengan senyum mesra, dan terkait warga yang di luar itu bukan demo mungkin hanya ingin melihat kenapa kok banyak orang dan ada mobil polisi ada apa sebetulnya, hanya ingin tau aja mas, semuanya kondusif dan aman-aman saja," ungkapnya.

H. Azmin, manager PT. Triwindu menanggapi kedatangan warga yang diwakili oleh 4 orang yang bertugas mengajukan aspirasinya terhadap kami. "Saya tanggapi dengan baik dan ini kami tidak bisa memutuskan begitu saja karena  di PT ini ada atasan saya, jadi pasti saya usulkan ke pimpinan saya mungkin dalam waktu terdekat ada keputusan jadi sabar aja mas," jelasnya.

(Halim)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini