Salah Satu Anggota DPRD Kabupaten Lumajang "Mangkir" Saat Dipanggil Polres Lumajang - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Senin, 30 Maret 2020

Salah Satu Anggota DPRD Kabupaten Lumajang "Mangkir" Saat Dipanggil Polres Lumajang


Lumajang, Metro Jatim;

Polres Lumajang memenuhi janjinya untuk melakukan pemanggilan klarifikasi sebagai saksi kepada Azoman Nur Fajar Pratama, Senin (30/3/2020). Yang bersangkutan adalah salah satu anggota DPRD Kabupaten Lumajang dalam kasus Bupati Lumajang H. Tjoriqul Haq, M. ML., yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap profesi wartawan Memo Timur Biro Lumajang MJ Choir.

Pekan lalu Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur, S.H., juga menjelaskan bakal melakukan pemanggilan kepada 3 wakil rakyat guna dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan pelecehan profesi wartawan Memo Timur Biro Lumajang MJ Coir yang juga diduga dilakukan oleh Bupati Lumajang yang akrab dengan panggilan Cak Thori

Dalam pidatonya yang berbuntut panjang ini, saat melakukan Press realesse di kantor DPC PKB Kabupaten Lumajang beberapa bulan silam bupati Lumajang didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Ahmad Syaifudin yang juga sekaligus sebagai Ketua DPC PKB Lumajang, hadir pula Eko Adis Prayoga Sekertaris DPC PKB Lumajang yang juga sebagai ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, dan Azoman Nor Fajar Pratama Kader DPC PKB Lumajang yang juga sebagai Anggota DPRD Lumajang. 

Namun Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Masykur, S.H., menyayangkan terkait undangan klarifikasi saksi, yang dilayangkan kepada Azoman Nor Fajar Pratama, ternyata pihaknya mangkir dari panggilan penyidik Polres Lumajang, yang seharusnya datang pada hari Senin (30/3/2020), 09.00 WIB namun hingga sore hari tidak kunjung datang. 

"Undangan klarifikasi kepada Saksi, yang pertama tidak datang, tentu saja pemanggilan kedua juga akan kami lakukan," terangnya. 

Untuk jadwal panggilan klarifikasi saksi kedua ditujukan kepada Eko Adis Prayoga, Sekertaris DPC PKB Lumajang yang juga sebagai ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang.

"Rencananya besok hari Selasa dan hari Kamis rencananya pemanggilan Klarifikasi ditujukan kepada Ketua DPRD Lumajang," tegasnya. 

Sementara untuk mangkirnya Azoman, tentu bakal dilakukan pemanggilan kembali, namun mantan Kasat Reskrim Polres Situbondo ini belum bisa menentukan tepat harinya. 

"Ya pasti akan kita undang ulang, tunggu saja, kabar selanjutnya," pungkasnya. (ABD. HALIM)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini