Mantan Kades Enggan Serahkan Tanah Kas Desa Kepada Kades Baru - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Selasa, 10 Maret 2020

Mantan Kades Enggan Serahkan Tanah Kas Desa Kepada Kades Baru



Lumajang, Metro Jatim;

Mantan Kepapala Desa Munder Kecamatan Yosowilangun  hj Nusiati sudah habis masa jabatannya pada periode 2014-2019. Akan tetapi sosok mantan kades ini enggan menyerahkan tanah khas desa (bengkok) ke kepala desa yang baru.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Mantan Kades enggan menyerahkan tanah 'bengkok' seluas kurang lebih 10hektare karena masih ingin meneruskan tanaman yang masih ada di ladang tersebut atau bisa dibilang belum mencapai masa panen.

Pada Senin, (09/03/20) instansi terkait mengadakan negosiasi lanjutan kepada kedua belah pihak  dengan cara adakan  pertemuan  di kecamatan Yosowilangun Kab. Lumajang. Pertemuan ini bertujuan mencari solosi atas masalah tersebut agar namun  sayangnya negosiasi tersebut hampa  tidak ada titik temunya.

Camat Yosowilangum saat dikonfirmasi awak media

Di dalam negosiasi tersebut ikut andil di dalamnya diantaranya ;  Camat Yosowilangun Indriono Krihsna  Murti, Kapolsek Yosowilangun, AKP Suhari, S.H., Danramil Yosowilangun, Kepala Desa yang baru, Samsul Hadi, mantan kades yang lama hj Nusiati, BPD desa terkait.

Menurut  camat Yosowilangun, Indriono Krisna Murti  saat  ditemui di ruang kerjanya, Ia menjelaskan, bahwa sudah diadakan negosiasi  tapi hasilnya nihil masih belum ada titik temunya padahal ini sudah negosiasi yang ke dua kalinya dan nyata nyata sudah menjadi milik Kades yang baru ini sebagai bagian bengkoknya.

"Ya sebetulnya tanah bengkok itu sudah milik bagian kepala desa yang sekarang ini karna siapa saja yang bekerja di manapun  bila sudah habis jabatannya kepala desa yang lama ya serahkan daja ke kepala desa yang baru itu menurut undang undangnya gitu tapi gak pa saya kasih tempo dua hari  jika dua hari gak ada keputusan ya saya serahkan ke pak kades yang sekarang dah," jelas camat Yosowilangun itu.

Senada dengan kades yang sekarang, Samsul Hadi, dia juga berkomentar bahwa dirinya masih banyak bertoleransi dan dia memang orang penyabar  masih ada tenggang rasa, "Karena menurut ketentuan hukum jika masa jabatan sudah berakhir harusnya tanah kas milik desa itu diserahkan semua apa yang menjadi hak milik  desa tapi  meskipun demikian saya msh memberi kesempatan bagi dia waktu untuk  berpikir," ucap Kades Munder.

"Ya dalam negosiasi di ruang camat tadi memang gak ada titik temu entah apa maunya dia sebetulnya, Saya masih ada toleransi dan saya kasih waktu sampai hari rabu dan jika pada hari yang di tentukan tidak ada keputusan dari mantan kades maka saya akan melangkah lebih tegas ,"  tegas Samsul Hadi kades yang baru. (ABD. HALIM)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini