BURSA INOVASI DESA - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

 



 


 


 


 

Senin, 02 Desember 2019

BURSA INOVASI DESA


Bojonegoro, Metro Jatim;
Kegiatan program bursa Inovasi Desa yang diselenggarakan oleh, TPID (Tim Pelaksana Inovasi Desa) di wilayah Kecamatan Baureno Bojonegoro beberapa hari yang lalu, diikuti oleh 3 kecamatan diantaranya Kecamatan Kedungadem, Kecamatan Kepohbaru dan Kecamatan Baureno.

Kegiatan tersebut telah mencapai cluster ke-6 yang bertujuan sebagai media pertukaran informasi agar desa mereplikasi sehingga bisa dianggarkan dalam Anggaran Pemerintah Belanja Desa (APBDes) tahun 2020. Kegiatan yang dihadiri oleh semua Kepala Desa yang ada di 3 Kecamatan, tak ketinggalan pula Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) 3 kecamatan, serta Camat kepala Wilayah juga ikut hadir. Acara tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh banyak warga tentang kegiatan bursa inovasi desa.

Kepala Desa Sidorejo, Antok Hermawan mengatakan, "Saya berharap banyak untuk kedepannya agar desa lebih tau karena ada sampling bursa inovasi ini  sehingga dapat memicu/meningkatkan dan memperoleh sesuatu yang sifatnya mendorong mendukung serta lebih baik. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Baureno Sukarno dengan adanya inovasi desa sangat membantu desa untuk menemukan inovasi-inovasi yang mana bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Saya berharap bisa bertahap bersambung berlanjut dan tahapan demi tahapan kalau tahun sekarang kurang berhasil supaya bisa berlanjut tahun berikutnya," ujarnya.

Sementara itu Camat Kepohbaru, Sri Nurma Mu’arifah berharap kecamatan yang lain terutama Kecamatan Kepohbaru nanti bisa mengamati, memodifikasi dan yang jelas tentunya menganggarkan dari APBDes. Semua desa yang ada di Kecamatan Kepohbaru tentunya untuk kemajuan bersama.

Harapan serupa juga disampaikan Warsito salah satu anggota BPD agar bisa memberikan motivasi kepada desa. "Sehingga desa akan menciptakan inovasi di desa masing – masing, setara kreatif dapat memanfaatkan desa itu sendiri, ajang kreasi menggali potensi desa sehingga muncul inovasi meningkatkan kwalitas dan kwantitas dalam pembangunan desa dengan demikian dana desa bisa terarah," ucapnya.
[PRI/LIN]

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini