Para Pelaksana Proyek Renovasi Kelas di SMPN 3 TULUNGAGUNG Kurang Memperhatikan K3 Para Pekerjanya - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Minggu, 03 November 2019

Para Pelaksana Proyek Renovasi Kelas di SMPN 3 TULUNGAGUNG Kurang Memperhatikan K3 Para Pekerjanya

Para pekerja sedang di lokasi kerja, tampak tak mengunakan peralatan K3

Tulungagung, Metro Jatim;

Renovasi kelas di SMPN 3 tulungagung telah berlangsung, (19 Oktober 2019) kami menemukan para pekerjanya yang tidak memakai helm proyek, kaos tangan, sepatu, kacamata (peralatan K3) di lokasi renovasi.

Fungsi k3 diantaranya sebagai pedoman untuk melakukan identifikasi dan penilaian akan adanya risiko dan bahaya bagi keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja, membantu memberikan saran dalam perencanaan proses organisir, desain tempat kerja, dan pelaksanaan kerja,sebagai pedoman dalam memantau kesehatan dan keselamatan para pekerja di lingkungan kerja.

Menurut UU no. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, tujuan dari k3 adalah mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit dikarenakan pekerjaan, selain itu k3 juga berfungsi untuk melindungi semua sumber produksi agar dapat digunakan secara efektif. 

Menurut who pengertian k3 adalah upaya yang bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan fisik, mental dan sosial yang setinggi tingginya bagi pekerja di semua jenis pekerjaan, pencegahan terhadap gangguan kesehatan pekerja yang disebabkan oleh kondisi pekerjaan, perlindungan bagi pekerja dalam pekerjaanya dari resiko akibat faktor yang merugikan kesehatan. 

Peralatan k3 diantaranya baju khusus, sepatu kerja, kacamata, sarung tangan, helm. Jika beberapa perlengkapan k3 ini tidak diberikan kepada para pekerja maka para pelaksana proyek di duga tidak memperhatikan keselamatan, kesehatan para pekerja. 

Para pekerja berkata "Kami tidak diberikan peralatan K3 oleh pelaksana dan pemborong kami," ucap mereka.

Tim investigasipun beranjak menemui Amri selaku kepala sekolah SMPN 3 TULUNGAGUNG akan tetapi beliau tidak ada di tempat, lalu kami ditemui oleh Saikhu selaku humas SMPN tersebut, "Kalau saya kurang mengerti akan hal tersebut," ujarnya. (Rahmad Irfani)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini