Program BSPS Desa Pagersari Bahan Bangunannya Berkualitas Kurang Baik - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Selasa, 24 September 2019

Program BSPS Desa Pagersari Bahan Bangunannya Berkualitas Kurang Baik


Tulungagung, Metro Jatim;

Program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang bertujuan untuk menciptakan perumahan yang layak huni bagi masyarakat, di Wilayah Kabupaten Tulungagung sudah memasuki tahap pertama.  Salah satu desa yang mendapatkan program BSPS adalah desa Pagersari kecamatan Kalidawir kabupaten Tulungagung, terdapat 19 unit rumah yang mendapatkan program tersebut. 

Wartawan Metro Jatim memantau lokasi rumah yang menerima program BSPS  mendapati kondisi batako yang mudah hancur dan pasir dengan kadar lumpur tinggi, salah satu tukang yang berada di lokasi lalu berkata "Disini bahan materialnya sangat memprihatinkan seperti batakonya mudah hancur dan pasirnya tampak bercampur lumpur," ujarnya.

Anggaran dana setiap penerima bantuan BSPS di kabupaten Tulungagung untuk tahun 2019 sebesar 17,5 juta rupiah untuk penerima dengan pembagian 15 juta rupiah dianggarkan guna belanja material bangunan, kemudian 2,5 juta rupiah untuk ongkos tukang bangunan.

Kemudian, Wiji Astutik, pemilik rumah menambahkan, "Saya sebagai pemilik rumah yang mendapatkan program BSPS merasa kurang senang kalau bahan materialnya seperti ini," ucapnya.

Rinto dari Dinas Perumahan Kabupaten Tulungagung saat ditanyai melalui HandPhone mengatakan, Bahwa pihaknya dengan masalah itu kurang tau dikarenakan sudah menunjuk seorang pengawas untuk mengawasinya.

Yudi selaku Pengawas BSPS di desa Pagersari kecamatan Kalidawir kabupaten Tulungagung

Lebih lanjut pengawas BSPS di desa Pagersari bernama Yudi menjelaskan dengan nada tegas, "Ya memang benar adanya beberapa batako yang mudah hancur dan kadar lumpur dari pasirnya tinggi, kami pun akan berusaha menggantinya," katanya. (Rahmad Irfani)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini