Tim Cobra Mendatangi Rumah Korban Yang Viral, Guru Aniaya Muridnya - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 28 Agustus 2019

Tim Cobra Mendatangi Rumah Korban Yang Viral, Guru Aniaya Muridnya


Lumajang, Metro Jatim;
Kasat Reskrim melakukan mediasi tentang sebuah video berdurasi 30 detik yang tengah viral di media sosial, yang isinya menampilkan adegan kekerasan oleh oknum guru terhadap siswanya. Setelah tahu viral di media sosial facebook, Tim Cobra Polres Lumajang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hasran dan Polsek Jatiroto mendatangi rumah korban di Dusun Ranupakis, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto. Kedatangan tim cobra tersebut untuk mengklarifikasi video yang beredar di media sosial.

Setelah sampai di rumah korban bernama MF (15) siswa kelas 3 SMP Muhammadiyah Jatiroto langsung disambut oleh orang tua korban dan kepala sekolah. Serta disambut, perwakilan komite guru SMP Muhammadiyah, dan pengurus yayasan Muhammadiyah.

Oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap muridnya yakni bernama Herna Wahyu Purbowo sudah membuat surat pernyataan yang ditanda tangani oleh semua pihak yang hadir dirumah korban.

Oknum guru SMP Muhammadiyah Herna Wahyu Purbowo menyampaikan mengklarifikasi tindakan yang salah yang sempat viral di media Sosial. Kejadian tersebut terjadi satu bulan yang lalu. Dan dirinya mengakui salah telah melakukan tindakan fisik. Karena hal tersebut tidak perlu dilakukan.

"Untuk itu saya minta maaf kepada murid saya bernama MF dan orang tuanya  untuk memohon maaf sebenar-benarnya. Permintaan maaf ini saya lakukan tulus setulus-tulusnya tidak ada rasa paksa dari manapun," ungkapnya.

"Karena saya lakukan ini untuk mendidik dan mendisiplinkan murid saya, agar menjadi lebih baik dan bisa berubah," terang Herna Wahyu dihadapan orang tua korban dan warga setempat yang hadir.

Herna menyadari tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan nilai-nilai seorang pendidik.

"Kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya dan juga bagi guru-guru yang lain untuk tidak melakukan cara-cara kekerasan dalam mendisiplinkan anak didik,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra mengatakan, pihaknya datang ke rumah korban untuk mengklarifikasi video tentang oknum guru yang melakukan penganiayaan yang sudah viral di media sosial.

"Setelah dilakukan klarifikasi ternyata kejadian tersebut terjadi 1 bulan yang lalu," ujarnya.

Setelah dilakukan klarifikasi terhadap oknum guru tersebut tujuannya hanya untuk mendisiplinkan muridnya, karena muridnya bernama Muhammad Effendi sering bolos tidak masuk sekolah.

"Oknum guru sudah meminta maaf terhadap orang tua wali murid, kejadian tersebut sudah diselesaikan dengan membuat surat pernyataan dan ditandatangani," jelasnya.

AKP Hasran menghimbau kepada orang tua yang mengetahui anak sering bolos tidak masuk sekolah silakan lapor kepada tim cobra.

"Tim Cobra akan menjemput dari rumahnya dan mengantarkan sampai sekolah. Karena dia harus menjadi anak yang sukses, dan menjadi harapan untuk kedua orang tua. Hasil klarifikasi tidak ada masalah," pungkasnya.

(Lim)

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini