Tim Advokat Lumajang Resmi Laporkan Bupati Ke Polres Lumajang - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Senin, 05 Agustus 2019

Tim Advokat Lumajang Resmi Laporkan Bupati Ke Polres Lumajang

Suasana saat pelaporan Bupati Lumajang, di Polres Lumajang

Lumajang, Metro Jatim;

Senin, (5/8/2019) Abdurrohim, S.H., ketua  dari kumpulan  persatuan  Arvokad Kabupaten Lumajang gruduk Mapolres Lumajang guna melaporkan bupati Lumajang. Pelaporan terkait pengusiran pengacara Okik Basuki Rohmat oleh Bupati secara tidak terhormat  dari ruang Mahameru lantai 3 Pemkab Lumajang pada Rabu, 31/07/2019.

Okik pada saat itu ditunjuk  sebagai kuasa hukum dari warga  Kecamatan Pasirian  yang mendatangi  kantor Bupati Lumajang dengan  tujuan  ingin menghadap bupati  dan  menanyakan terkait lahan  yang ikut menjadi bagian dalam pembangunan, di kelola oleh PT. Semeru. Dengan tujuan meminta solusi terbaik dari bupati Lumajang.

Namun setelah sampai di ruang Mahameru lantai 3  Lumajang saat musyawarah Okik kecewa akibat diusir keluar dari ruangan tersebut oleh Bupati.

Bukti surat laporan yang ditunjukan kepada awak media

Menurut ketua Advokat yaitu Abd. Rohim, S.H., saat di konfirmasi di depan ruang polres Lumajang menjelaskan, bahwa  dirinya mewakili semua Advokad Kab. Lumajang terkait kasus pengusiran kuasa hukum dari kantor lantai 3 pemkab  Lumajang.

Kronologi kejadian Okik menjelaskan pada awak media, "Saat itu saya ditanya oleh bupati Lumajang  anda sebagai apa kata bupati?  saya sebagai kuasa hukum dari beberapa warga, jawab Okik. Kemudian Bupati berkata, ini  bukan rana kalian, ini tempat warga Lumajang, nanti di pengadilan itu rana kalian, jawab bupati  dengan sikap tegas," jelas Okik yang menirukan sikap bupati tersebut.

"Nah.. dengan adanya kejadian itu kami sepakat dengan tim advokat lain melaporkan  masalah ini ke meja  hijau karena kami merasa dilecehkan," paparnya.

"Ya secara langsung saya resmi melaporkan bupati Lumajang ke polres Lumajang karena etika bupati Lumajang sangat  melecehkan profesi Advokat, namun walau dengan demikian kami ada toleransi untuk mengambil sikap toleransi mungkin Pak bupati khilaf dan bisa segera meminta maaf, namun ditunggu-tunggu sampai hari ini sikap yang ditentukan tidak ada  maka  kami sepakat untuk melaporkan hal ini kepada pihak berwajib," jelas Rohim selaku ketua Advokat.

Reporter : Abd. Halim

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini