Polisi Tangkap Pengedar Pil Koplo Di Kamar Kos Dan Amankan 1000 Butir - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Rabu, 03 April 2019

Polisi Tangkap Pengedar Pil Koplo Di Kamar Kos Dan Amankan 1000 Butir

Petugas kepolisian tunjukan barang bukti kepada tersangka

Lumajang, Metro Jatim;

Tim Opsnal Satreskoba Polres Lumajang menangkap seorang pengedar pil koplo "logo Y".  Dari penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti sebanyak 100 butir. Pelaku diketahui bernama Chandra Setiawan Syahputra warga Jalan Sunandar Priyo Sudarmo Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang ini ditangkap polisi di kamar kos Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang.


Saat dilakukan penangkapan tersangka berada dalam rumah kos, tersangka mengaku telah menyimpan pil koplo, tidak lama kemudian tersangka menunjukan barang bukti pil di dalam kamar mandi. Polisi terus melakukan penggeledahan di dalam kamar kos. Barang bukti berhasil diamankan 1000 pil koplo siap edar, dan 1 buah HP, selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP Priyo Purwandito mengatakan, anggotanya telah lama membuntuti tersangka sejak beberapa hari terakhir. "Kami memang telah menentukan pelaku sebagai target operasi kami, sehingga dalam beberapa hari terakhir anggota saya ada yang membuntuti pelaku hingga akhirnya siang kemarin langsung menggrebek kosan yang ia tempati. Kuat dugaan pelaku memiliki jaringan yang kuat di wilayah Lumajang. Yang jelas, kami tak kan berhenti disini,” jelasnya.


Terpisah Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH  membenarkan, pada hari Selasa (2/4/2019) kemarin  tim Opsnal Polres Lumajang menangkap salah satu pemuda di rumah kos di Kelurahan Kepuharjo. "Tersangka ditengarai sebagai pengedar pil koplo, karena saat digerebek ditemukan seribu pil koplo siap edar," ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolres Lumajang hal ini mengindikasikan bahwa Lumajang ini memang banyak pengguna dari barang haram tersebut. "Mengingat kami juga telah gencar menangkap para pengedar maupun pemakai diwilayah Lumajang, namun tetap saja ditemukan berulang kali kejadian yang sama. Secepatnya akan kami selidiki kasus ini, sehingga kami bisa memotong peredaran kartel narkoba ini,” ungkap Arsal.


Pihaknya mencurigai adanya jaringan antar kabupaten yang bermain dibalik beredarnya barang haram tersebut. “Kami mencurigai adanya jaringan besar yang bekerja dibelakang layar sehingga peredaran narkoba di Lumajang ini tak pernah selesai. Saya sendiri berjanji akan terus mengobarkan kampanye perang terhadap kartel narkoba khususnya yang berada di wilayah Lumajang,” tegas Kapolres

Reporter : Abd Halim, S.P

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini