TINGKAT KONSUMSI IKAN MASIH MENYEDIHKAN - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Kamis, 28 Maret 2019

TINGKAT KONSUMSI IKAN MASIH MENYEDIHKAN


Lumajang, Metro Jatim;

Jika diamati,  angka perkapita makan iman maayarakat Jawa Timur masih cukup menyedihkan, yaitu, baru 18 kg. Padahal, yang ditargetkan Kementerian   Kelautan dan Perikanan RI sebesar  30,7 kg.  Hal itu, diungkapkan Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, DR. Muhammad Yisuf, S.H., M.M., saat Panen Ikan Nila di obyek wisata Ranu Klakah Kab. Lumajang, Rabu (27/03) siang.

Ia berharap kepada Pemerintah Kab. Lumajang, ikut mendorong warga masyarakat untuk makin gemar mengkonsumsi ikan, karena kandungan protein dan gizi di dalamnya sangat tinggi.

Sehubungan dengan itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memberikan bantuan sarana bidang kelautan dan perikanan, yaitu, 2 ton pakan ikan mandiri, 50 ribu ekor benih ikan Bandeng, dan 100 ribu benih ikan Nila. "Semoga bantuan ini bermanfaat, menjadikan maayarakat Lumajang lebih sejahtera," harapnya.

Di sisi lain, Irjen KKP RI berpesan kepada warga masyarakat, agar menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya kelangsungan hidup benih ikan agar tidak mati. Itu sebabnya, ada larangan menggunalan alat tangkap, seperti bom ikan, racun ikan dan sejenisnya yang berakibat punahnya benih ikan itu sendiri.

Kehadiran Irjen KKP RI itu, merupakan rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja Anggota IV BPK RI, Prof. Dr. H. Rizal Djalil, M.M., ke Kab. Lumajang.

Dalam kesempatan yang sama, Irjen KKP RI juga memberikan Premi Asuransi Nelayan (Jasindo) bagi 212 nelayan, faailutas peemodalan BRI, Kartu KUSUKA, 248 unit chest freezer, perco tohan penyuluhan garam sisten katup, dan beasiswa bagi mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perilanan.

Sementara itu, Bupati Lumajang, yang akrab dipanggil dengan sapaan Cak Thoriq, menyampaikan bahwa Kabupaten Lumajang memiliki potensi perikanan tawar yang luar biasa. Ia berharap, Pemerintah Pusat mengintervensi lebih jauh terhadap program-program budidaya ikan tawar. 


"Nanti kami mengkonsulidasikan semua program agar lebih dioptimalkan. Sehingga semua yang ada di Kabupaten Lumajang, baik potensi pariwisata maupun perikanan dapat matching/cocok," jelasnya  .

Lumajang : Abd Halim, S.P.

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini