TIDAK ADA NORMALISASI SUNGAI,WARGA TIGA DESA MELAKUKAN KERJA BAKTI ANTISIPASI BANJIR - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

 



 


 


 


 

Senin, 17 September 2018

TIDAK ADA NORMALISASI SUNGAI,WARGA TIGA DESA MELAKUKAN KERJA BAKTI ANTISIPASI BANJIR


Jember, Metro Jatim;

Warga di tiga desa yakni Karangrejo, Menampu dan Bagorejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember bersatu padu melakukan kegiatan kerja bakti bersih - bersih sampah di aliran sungai besini pasar Menampu pada Minggu pagi,(16/09/18).

Kerja bakti yang melibatkan ratusan warga difokuskan di bawah Jembatan sungai yang terdampak paling parah penumpukan sampah.selain keterlibatan warga dalam kerja bakti. Tampak hadir anggota DPRD Kabupaten Jember fraksi PKS, Nurhasan dan Kepala Desa Karangrejo M.Nurul Huda mereka antusias  mengikuti kerja bakti berbaur bersama warga lainya.


M. Nurul Huda menyampaikan rasa keprihatinanya melihat kondisi aliran sungai penuh dengan tumpukan sampah dan batang ranting pohon sehingga mengakibatkan aliran air tersumbat.

Tidak itu saja, Huda menjelaskan,alasan warga melakukan kerja bakti karena aliran sungai yang saat ini semakin menyempit dan hampir separuhnya di penuhi gundukan sampah akibat pembuangan sampah sembarangan di sungai.sehingga mengakibatkan aliran sungai tidak lancar.di samping itu kerja bakti di lakukan untuk  antisipasi banjir ketika musim hujan datang.

"Kerja bakti tiga desa kali ini dilaksanakan karena kesadaran bersama akan pentingnya kepedulian lingkungan khususnya menjaga kebersihan sungai," Ungkapnya.

Selanjutnya Huda berharap pihak pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum Bina marga dan Sumber Daya Air (DPU Binamarga dan SDA) segera bertindak cepat melakukan normalisasi sungai, yang selama bertahun tahun tidak ada pengerukan sungai.

Sementara itu dalam kesempatan  yang  sama, Nurhasan menyatakan bahwa dinas PU Bina marga dan SDA Kabupaten Jember terkendala oleh minimnya dana yang di anggarkan untuk dinas tersebut dalam pengelolaan sungai Besini.

"Melihat kondisi kali besini yang memprihatinkan dan minimnya dana yang dianggarkan Pemkab Jember,maka solusinya adalah kesadaran semua pihak,baik Masyarakat maupun pemerintah. Artinya Masyarakat harus peduli dengan menjaga dan merawat kebersihan sungai," Harap Nurhasan.

"Pemerintah dalam hal ini desa hingga propinsi lebih fokus memprioritaskan proyek kepada normalisasi sungai. Persoalan kotornya kali Besini menampu merupakan tanggung jawab bersama yakni pemerintah dan Masyarakat," Pungkasnya.

Reporter : tahrir

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini