POLEMIK JALAN MAKADAM DESA MAYANGAN TUNTAS DI KANTOR KECAMATAN - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

 



 


 


 


 

Selasa, 18 September 2018

POLEMIK JALAN MAKADAM DESA MAYANGAN TUNTAS DI KANTOR KECAMATAN


Jember, Metro Jatim;
Permasalahan penolakan proyek telford atau  jalan makadam oleh warga Dusun Kalimalang Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember menuai solusi.


Bertempat di aula Kantor Kecamatan Gumukmas, beberapa perwakilan warga Dusun Kalimalang dan Kepala Desa Mayangan Hj. Sulimah di fasilitasi oleh Plt. Camat Gumukmas Nana Suminarsih dan Muspika di pertemukan dalam satu forum duduk bersama membahas permasalahan proyek jalan telford yang ditolak warga. Pertemuan tersebut juga di hadiri oleh dinas-dinas terkait Pemkab Jember, Jumat (14/09/18).


Menurut Hj. Sulimah saat di temui awak Media Metro Jatim di kantor dinasnya pada Senin (17/09/18) mengungkapkan hasil kesepakatan duduk bersama akan menguntungkan semua pihak dan akhirnya warga menyetujui melanjutkan proyek telford dan realisasi pengaspalan pada tahun depan di jalan muneng dan Kalimalang. Nenurutnya kedua jalan tersebut merupakan jalur utama warga, akses transportasi pertanian semangka dan tambak udang, di samping juga jalan utama akses evakuasi bencana alam.


"Warga dan Pemerintah Desa duduk bersama menghasilkan kesepakatan tetap sesuai Rancangan Anggarkan Belanja Desa (RABD) tahun 2017 yakni menjalankan program yang sudah Ada di APBDes 2018  dalam hal ini melanjutkan proyek jalan Telford di Dusun Muneng dan Kalimalang," ucap Sulimah.


"Pengaspalan jalan akan di laksanakan nanti di anggaran ADD tahun 2019 di usulkan berdasarkan hasil musyawarah desa tahun 2018. Petunjuk dari Dinas PU Bina Marga bahwa teknis pembangunan jalan desa kalau dari nol harus telford dulu selama setahun baru kemudian di tingkatkan ke tahap pengaspalan," lanjut Sulimah.


Ia juga menyampaikan, terkait polemik dengan warga bahwa sebagai warga negara yang baik mestinya sadar dan taat akan aturan yang berlaku. Kepala desa sifatnya hanya menjalankan aturan dari pemerintah. Kesepakatan bersama untuk melanjutkan proyek telford tetap di laksanakan dan pengaspalan akan di kerjakan di tahun 2019.
Reporter : tahrir

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini