Nguri Nguri Tradisi Lokal, Desa Aliyan Adakan Ritual Adat Budaya Kebo Keboan - METRO JATIM

Breaking

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini

 



 


 


 


 

Senin, 17 September 2018

Nguri Nguri Tradisi Lokal, Desa Aliyan Adakan Ritual Adat Budaya Kebo Keboan


Banyuwangi, Metro Jatim;
Inilah kearifan lokal yang masih di pertahankan oleh sebagian masyarakat Banyuwangi disetiap Tahun Baru Islam bulan Muharram (Suro) warga Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi selalu melaksanakan tradisi ritual budaya adat seperti Kebo Keboan atau dengan kata lain Kerbau Kerbauan  yang masih dihidupkan diuri-uri sampai sekarang.


Prosesi pelaksanaan Ritual adat Kebo Keboan yang dilaksanakan pada hari  Minggu  (16/09/2018) ramai didatangi warga masyarakat dari manapun, tradisi  lokal yang sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata budaya yang ada di Kabupaten  Banyuwangi untuk menarik wisatawan  lokal atau mancanegara.


Dalam prosesi ritual Kebo Keboan yang dilaksanakan di pagi hari kita bisa menyaksikan jalannya ritual mulai mengelola tanah sawah, bajak sawah, selamatan awal tanam, tanam padi, sampai panen dan diakhiri selamatan sukuran  hasil panen .


Kemeriahan yang ada pada warga  masyarakat yang hadir untuk menyaksikan jalannya  acara ritual diwarnai dengan rasa ketakutan karena  sebagian peserta yang  mengikuti  ritual tiba - tiba ada yang kerasukan. Salah satu tokoh adat yang dipercaya oleh masyarakat Aliyan menunjuk beberapa  warga untuk mewakili menjadi pemeran Kebo Keboan. Terkadang pengunjung dibuat panik dengan ulah Kebo Keboan  yang sudah kerasukan yang sesekali mengejar dan menyeruduk pengunjung sehingga harus lari untuk menyelamatkan diri dari kejaranya.


Salah satu tokoh masayarakat Aliyan yang dipercaya mempunyai  kemampuan supranatural mengawal iring iringan peserta ritual dengan memikul tandu yang diatasnya  dinaiki wanita cantik yang dipresentasikan sebagai Dewi Sri, yang menurut cerita masyarakat adalah  sebagai  Dewi Padi .


Dalam acara ritual budaya adat yang  diadakan warga masyarakat Aliyan  tampak hadir Bupati Banyuwangi  H. Abdullah Azwar Anas bersama istri, dan diikuti  Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko, turut hadir Kapolres, Komandan Kodim, Danlanal, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala  Dinas Sosial se-Banyuwangi, juga dihadiri Forpimka, beserta Kepala Desa se-Rogojampi, juga hadir Tokoh Nasional Banyu Biru.


Saat dikonfirmasi media Metro Jatim  dilokasi kegiatan Kepala Desa Aliyan Anton Sujarwo, SE mengatakan "Saya bersama warga Aliyan selalu mengadakan kegiatan Kebo Keboan maksudnya Kerbau Kerbauan yang sudah menjadi agenda desa setiap tahun baru islam di bulan Suro, saya mengajak seluruh warga untuk nguri  nguri budaya lokal yang ada pada desa Aliyan  karena itu adalah bentuk rasa sukur kepada sang pencipta Allah SWT atas  karunianya yang  sudah diberikan kepada kita semua." ujarnya.


Anton Sujarwo, SE juga menyampaikan, "Saya ucapkan terimakasih kepada  seluruh masyarakat Aliyan yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan dengan cara bekerja keras untuk menyukseskan prosesi ritual adat budaya Kebo Keboan yang dilaksanakan pada hari ini. Saya juga berterimakasih kepada teman - teman  Media yang sudah mau membantu dalam pemberitaan acara  yang kami selenggarakan pada hari ini dengan lancar," Terang Anton. ( Agus )

Post Top Ad

Pasang Iklan Disini